var id = "ebbec78fc5fd740d7000498338a941f18022b0fe"; class="post-template-default single single-post postid-75 single-format-standard no-slider content-r" layout='2'>

Chat Dok ter Sekarang: Ketahui Penyakit Kwashiorkor atau Gizi Buruk

Apa itu Gizi Buruk?

Dalam dunia medis gizi buruk dikenal dengan nama penyakit kwashiorkor yang merupakan kondisi di mana seseorang mengalami malnutrisi atau kesalahan dalam pemberian nutrisi. Kesalahan ini kemungkinan bisa kekurangan atau kelebihan.

Gizi lebih terjadi saat seseorang diberi gizi secara berlebihan. Asupan protein, kalori, lemak dalam jumlah yang berlebih ternyata bisa mengakibatkan malnutrisi sehingga berat badannya berlebih atau obesitas.

Gizi kurang terjadi saat seseorang mengalami kekurangan asupan kandungan protein, kalori, vitamin, mineral dan energi. Protein sangat penting dalam pembentukan sel-sel baru. Asupan protein yang terus-menerus dapat membantu perbaikan sel-sel yang mengalami kerusakan. Kurangnya asupan menyebabkan seseorang menjadi kurus atau wasting, berat badan menjadi berkurang dan stunting.

Dilansir dari Klikdokter, kebanyakan kwashiorkor diderita oleh anak-anak di negara berkembang, seperti Indonesia. WHO memperkirakan 54% kematian bayi dan balita diakibatkan oleh kondisi gizi buruk. Selain itu, Berdasarkan data dari riset kesehatan dasar tahun 2018, jumlah balita dengan gizi buruk mencapai 3,9% sedangkan gizi kurang sebanyak 13,8%.

 Apa Tanda-tanda Seseorang Mengalami Gizi Buruk?

Gejala gizi buruk ini sesuai dengan tipenya gizi kurang atau gizi lebih.

Gizi Kurang

Kekurangan gizi dalam tingkat ekstrem akan sangat tampak dari tampilan luarnya. Beberapa tandanya adalah sebagai berikut.

  1. Terjadi penurunan berat badan secara tidak disengaja. Apabila Anda kehilangan 5-10% berat badan dalam kurun 6 bulan. Inilah tanda utama dari gizi buruk.
  2. Berat badan rendah. Orang dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) di bawah 18,5 kg/m² memiliki risiko malnutrisi.
  3. Kurangnya gairah makan dan minum
  4. Merasa Lelah sepanjang waktu
  5. Rambut dan kulit kering
  6. Sering sakit dan lama sembuh
  7. Jika terjadi pada anak, tidak tumbuh seperti yang diharapkan danatau tidak bertambah berat badan seperti yang diharapkan.

Pada masalah defisiensi protein yang parah atau busung lapar, perut akan membesar karena cairan yang terperangkap di tubuh.

Sedangkan dalam kasus marasmus yang terjadi karena kurangnya asupan kalori, otot dan lemak menyusut secara drastis dan wasting.

Gizi Lebih

Ciri pokok gizi berlebih adalah kelebihan berat badan atau obesitas, tetapi vitamin dan mineral tidak terpenuhi dengan optimal. Biasanya orang dengan kelebihan berat badan terlalu seering mengonsumsi makanan sampah atau junk food.

Hal Apa yang Menyebabkan Gizi Buruk?

Biasanya kondisi hilangnya nafsu makan, muntah, sakit, diare, dalam jangka panjang bisa berakibat gizi buruk. Tak hanya itu, ternyata kondisi kesehatan mental seperti depresi atau skizofrenia juga menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi lantaran kondisi itu dapat memengaruhi mood dan nafsu makan.

Tak hanya itu, seorang penderita demensia bisa terkena gizi buruk lantaran sering lupa makan dan abai terhadap kesehatan. Anoreksia atau penyakit gangguan makan bisa menyebabkan seseorang terkena gizi buruk.

Sementara itu, malnutrisi juga kemungkinan disebabkan oleh kondisi di mana tubuh membutuhkan tenaga lebih dari biasanya seperti pascaoperasi.

Untuk mengatasi gizi buruk, Anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan kalori dan protein serta gizi seimbang.  Biasakanlah mengonsumsi menu seimbang agar tidak terkena gizi buruk. Anda juga bisa chat dokter sekarang di aplikasi Klikdokter untuk mendapatkan seputar info sehat yang lebih lengkap. Jika berat badan Anda menurun dalam jumlah banyak dalam kurun 3-6 bulan, segeralah konsultasi dengan dokter. Layanan klikdokter dapat Anda akses kapan pun karena online 24 jam. Kini, Anda bisa melakukannya dari rumah dengan layanan dokter online, mudah sekali bukan?

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>